KRAFT Quick Melt Tambah Momen Seru Bareng Keluarga

Kreasi anti gagal Kraft Quick Melt yang cepat leleh dalam 3 menit

27

Padatnya aktivitas dan kesibukan sehari-hari memberikan keterbatasan dalam menciptakan waktu berkualitas bersama keluarga. Satu-satunya kesempatan yang dapat dioptimalkan adalah dengan akhir pekan. KRAFT mempunyai inovasi menjadikan KRAFT Quick Melt sebagai pelengkap kebersamaan keluarga di akhir pekan lebih bermakna. Membuat kreasi sajian simple dengan KRAFT Quick Melt menghasilkan keju anti gagal yang cepat leleh dalam waktu 3 menit dan bertekstur sempurna, sehingga sajian menjadi lebih spesial dan memberikan pengalaman seru saat menikmatinya.

Image : Dok. Scarf Team

Kebersamaan keluarga sangatlah penting, seperti yang dijelaskan Dian Ramadianti selaku Senior Marketing Manager Keju KRAFT mengatakan “KRAFT percaya akhir pekan meruakan momen yang tepat untuk menggantikan waktu kebersamaan keluarga yang hilang karena kesibukan dan rutinitas harian. Berbekal semangat “Lelehnya Asli, Semangat Pasti” KRAFT Quick Melt hadir sebagai solusi simple anti gagal untuk berkreasi dengan keju cepat leleh bertekstur sempurna yang bisa di goreng, di kukus, di oven dalam waktu 3 menit pun akan meleleh dengan sempurna,” ujar Dian.

Vera Itabiliana selaku Psikolog Anak dan Keluarga Tiga Generasi mengatakan “Berkumpul bersama keluarga itu sangat penting untuk tumbuh kembang anak. Momen tersebut patut diperjuangkan dan dimanfaatkan untuk melakukan kegiatan yang menyenangkan seperti memasak. Dengan memasak menambah interaksi anak dan ibu, aroma dari masakan juga yang menambah memori anak tambah kuat akan kebersamaannya bersama ibu,” jelas Vera.

Ayudia C selaku Mom Influencer mengatakan “KRAFT Quick Melt ini bisa meleleh sempurna dan kreasi anti gagal,” jelasnya.

KRAFT Quick Melt juga mudah diterapkan ke berbagai menu mudah seperti yang diungkapkan Fatmah Bahalwan selaku Pegiat Kuliner “Kreasi sajian berbahan Kraft Quick Melt bisa diterapkan dengan mudah ke banyak menu makanan, baik digoreng, dipanggang, atauapun dikukus.” Ujarnya.