Tips Merawat Kebaya Supaya Awet & Tidak Pudar

Jangan cuci di mesin cuci

19

Kebaya merupakan pakaian atas tradisional perempuan di Indonesia. Biasanya kebaya identik dengan brokat, katun, kasa, renda, atau voile. Kemudian, bagian depan terdapat kancing dan bros. Sedangkan untuk setelan bawah berjenis rok. Entah itu kain batik, songket atau sarung, kemben atau sepotong kain panjang yang dililitkan di pinggang.

Image : Freepik

Umumnya kebaya dikenakan untuk menghadiri pesta, wisuda, pernikahan, dan acara kartini. Sehabis memakai kebaya ada baiknya mencuci kebaya dengan tips berikut. Hal ini guna mempertahankan kualitas kebaya agar tetap cantik. Ini dia tipsnya, antara lain:

  1. Cuci manual dengan tangan dan air dingin. Hindari mencuci kebaya dengan mesin cuci, karena akan merusak serat pakaian dan brukat kebaya Anda.
  2. Membalik kebaya dan memberi larutan cuka encer untuk menghilangkan bau tak sedap dari pakaian.
  3. Pilih deterjen lembut dan ramah lingkungan. Terkadang deterjen biasa terlalu keras pada serat dan untaian kebaya sehingga merusak pakaian saat proses pencucian.
  4. Jangan menggosok noda terlalu kuat. Berilah penghilang noda yang ampuh dan kucek perlahan.
  5. Jangan meremas kebaya saat membilas.
  6. Setelah dicuci, segera jemur dan biarlah air menetes sendiri.
  7. Jangan pula menjemur di bawah terik matahari karena akan memudarkan warna kebaya.
  8. Disarankan ketika menyetrika melapisi kebaya dengan kain.

 

Jika Anda tidak memiliki waktu untuk mencuci dengan tangan, ikuti tips berikut, antara lain:

  1. Balikkan kebaya
  2. Kencangkan semua kancing atau ritsleting.
  3. Kemudian masukkan ke dalam kantong jaring untuk memastikan kebaya Anda tidak melar atau tersangkut saat proses pencucian.
  4. Jika Anda tidak memiliki tas jaring, Anda bisa meletakkannya di sarung bantal dan mengikatnya.
  5. Atur setelan pencucian ke posisi sesingkat dan sebaik mungkin, lalu keringkan pakaian pada permukaan horizontal tanpa terjepit.