Pentingnya Kacamata Pelindung Bagi Badminton

Banyak kasus cedera mata.

28

Dr Liu dan tim peneliti mengumpulkan informasi dari 52 pria dan 33 wanita, yang mengalami cedera mata selama pertandingan bulu tangkis dalam enam tahun antara 2011 dan 2017. Peserta penelitian adalah pemain bukan profesional yang berusia antara 15 dan 65 tahun, dan telah bermain bulu tangkis selama rata-rata tujuh tahun.

Bulutangkis telah diklasifikasikan sebagai olahraga berisiko tinggi untuk cedera mata oleh Sports Medicine Australia karena kok atau shuttlecock kecil dan padat yang bergerak dengan kecepatan tinggi di dekat pemain.

Sebuah kok atau shuttlecock yang melaju dengan kecepatan sangat tinggi dapat menyebabkan cedera parah pada mata dan sekitarnya.

Menurut sebuah penelitian di Kanada yang diterbitkan dalam Canadian Journal of Ophthalmology pada tahun 2017, belum diketahui pasti bahwa shuttlecock bulutangkis dapat menyebabkan kehilangan penglihatan permanen yang signifikan dibandingkan dengan bola tenis.

Namun, pemain telah terkena shuttlecock dalam 60 kasus, sementara raket menyebabkan cedera pada 25 lainnya.

Sebagian besar cedera muncul di pertandingan ganda, yaitu 73 kasus. Lalu, 10 kasus di pertandingan tunggal.

Image : freepik

Di Malaysia, bulu tangkis menjadi olahraga yang menyumbang dua pertiga dari cedera mata pada olahraga. Meski begitu, tidak ada imbauan untuk menerapkan kacamata pelindung.

Hanya Ontario Badminton Association yang mengamanatkan kacamata pelindung untuk semua pemain junior dan merekomendasikan pelindung mata untuk semua pemain bulu tangkis pada tahun 2005.

“Cenderung pemain klub, amatir atau junior yang tidak kompeten di lapangan. Ini akan menjadi kecelakaan di tingkat atas,” beber Lee Clapham, mantan pemain bulu tangkis Inggris dan Pelatih yang memenuhi syarat di Badminton Association of England.

Cedera mata yang diderita seperti pendarahan, patah tulang, cedera pada kelopak mata dan otot mata, katarak, dislokasi lensa mata, ablasi retina, glaukoma, kerusakan saraf optik dan pecahnya bola mata.