Sorotan IDI Usai Pelonggaran Kebijakan Lepas Masker di Ruang Terbuka

Indonesia Bebas Masker, Tetap menjalankan pola hidup sehat!

31

Presiden Jokowi mengumumkan kebijakan pelonggaran pemakaian masker di ruang terbuka. Keputusan tersebut mendapatkan sambutan baik dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Pakar IDI, Professor Zubairi Djoerban menyatakan setuju atas kebijakan diperbolehkannya membuka masker di luar ruangan. Sementara itu, terdapat sorotan penting dari penetapan aturan tersebut.

“Setuju saja dengan kebijakan lepas masker, dan tidak perlu mendramatisir hal ini,” tulis Prof Zubairi Djoerban yang juga Ketua Satgas Penanganan COVID-19 IDI dalam akun Twitter miliknya, dikutip Rabu (18/5/2022).

Dengan dikeluarkan mandat berupa diizinkan membuka masker di ruang terbuka, Prof Beri, sapaan akrabnya, mengingatkan masyarakat untuk tidak melepas masker seluruhnya. Hal itu berarti, masyarakat tetap mengenakan masker pada situasi tertentu. “Hanya karena mandat dicabut, bukan berarti harus berhenti pakai masker,” sambungnnya.

Atas kebijakan pelonggaran lepas masker di luar ruangan, Prof Beri menekankan, momentum ini bisa membuat kita semua untuk memiliki kesadaran tentang pola hidup sehat, termasuk memakai masker yang efektif mencegah virus menular.

Namun, di balik kabar bahagia tersebut, Prof Beri mengungkapkan bahwa sebetulnya kebijakan lepas masker di ruang terbuka tersebut idealnya diterapkan bulan depan. “Idealnya sih kebijakan ini dilakukan bulan depan dengan melihat dulu bagaimana dampak dari mudik. Dan saya harap pelacakan kontak dan tes tetap dilakukan. Tidak jadi kendor,” ujar Prof Beri.

Alumnus Dokter Spesialis Penyakit Dalam Universitas Indonesia itu optimistis Indonesia akan memasuki masa endemik atau fase kehadiran suatu penyakit atau infeksi secara terus menerus yang dianggap biasa terjadi dalam suatu wilayah, seperti dikutip dari CNN.   “Saya optimistis tidak lama lagi Indonesia akan memasuki fase endemik,” pungkasnya.

image: pexels