Pesan dan Kesan Mendag Lutfi dalam Ajang Penutupan MUFFEST+ 2022

Mendag beri apresiasi

31

Menteri Perdagangan (Mendag), Muhammad Lutfi resmi menutup ajang tahunan MUFFEST+ 2022 yang telah berlangsung mulai Kamis, 21-23 April 2022 di Grand Ballroom Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta.

Mendag Muhammad Lutfi mengucapkan selamat atas kesuksesan MUFFEST+ 2022. Ia juga berharap perhelatan ini bisa menjadi batu loncatan menuju ajang Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW), sebagai suatu usaha untuk mewujudkan mimpi Indonesia sebagai kiblat fesyen muslim dunia. 

Berdasarkan data yang disampaikan oleh Mendag, Indonesia memiliki populasi muslim setidaknya sebanyak 229 juta yang merupakan 12 persen dari 1,9 miliar total orang muslim di seluruh dunia. 

Di samping itu, permintaan produk halal terus mengalami kenaikan. Pada 2024, fesyen muslim diproyeksikan menyumbang sebanyak 6,04 persen industri halal global yang mencapaifas USD 311 miliar.

“Saat ini tren fesyen muslim sudah mengarah pada gaya hidup. Jadi Indonesia harus mengambil peluang ini karena memiliki kekuatan ragam budaya dan kerarifan lokal. Oleh sebab itu, seluruh pemangku kepentingan harus bekerja sama mencari persamaan sehingga tercipta ekosistem fesyen muslim dan menuju kiblat fesyen muslim dunia,” ujar Mendag Lutfi.

“Upaya ini harus didukung penunjang lainnya seperti akademisi untuk mendukung ekosistem dengan pendidikan karena untuk mencapai kiblat fesyen dunia tidak boleh terpaku selera Indonesia, tapi juga harus universal,” sambungnya.

Mendag Lutfi menegaskan komitmen pemerintah, khususnya Kementrian Perdagangan untuk terus mendukung terbentuknya ekosistem industri fesyen Indonesia. 

“Diharapkan sebelum 2024 kerja sama dalam mewujudkan ekosistem tersebut dapat berjalan dalam kebersamaan Indonesia yang kuat,” harap Mendag Lutfi.

Sebelum itu, National Chairman Indonesian Fashion Chamber (IFC) Ali Charisma menyatakan perhelatan ini sukses karena didukung oleh berbagai pihak.

“MUFFEST+ 2022 dalam kondisi endemi, alhamdulillah berjalan sukses, baik dalam transaksi dan presentasi. Semoga dapat memberi inspirasi dan manfaat bagi fesyen Indonesia khususnya mode muslim sehingga pemulihan ekonomi nasional yang diharapkan segera dicapai,” tutur Ali Charisma.