Konsisten Lindungi Orang Utan, Kiehl’s Raih 10 Ribu Dukungan Masyarakat

Kiehl’s juga gelar konser bersama Nadin Amizah

128

Kiehl’s Indonesia terhitung sudah tiga kali menjalankan kampanye #PelukUntukOrangUtan, sebagai bentuk komitmen jangka panjang untuk mewujudkan masa depan yang lebih baik. Kampanye ini bertujuan guna memberikan pemahaman terkait dengan pelestarian habitat orang utan, serta ikut mendukung upaya konservasi.

Image : dok.Khiel’s Indonesia

“Kampanye #PelukUntukOrangUtan merupakan salah satu bentuk kontribusi sosial Kiehl’s di Indonesia yang bertujuan untuk membantu memberikan pemahaman terkait pentingnya hutan untuk orang utan dan sebaliknya, termasuk pentingnya peran serta masyarakat dalam upaya pelestarian Hutan Lindung Wehea yang menjadi habitat orang utan Kalimantan,” ujar Venny Septianita selaku Brand General Manager Khiel’s Indonesia.

Image : dok.Khiel’s Indonesia

Kiehl’s melalui Gestures of Love mengajak setiap orang untuk mengikuti sebuah tantangan dengan membeli produk Kiehl’s Ultra Facial Cream dengan stiker khusus, mendaur ulang kemasan produk kecantikan di outlet Kiehl’s seluruh Indonesia, dan ikut menonton konser virtual bersama Nadin Amizah pada Rabu, 23 Maret 2022.  

 “Tahun ini, kami kembali mengajak publik luas untuk turut berkontribusi dengan memberikan berbagai Gestures of Love. Kami telah menerima 10.000 dukungan masyarakat Indonesia dan 5.000 kemasan kosong terkumpul untuk didaur ulang. Melalui kampanye ini, kontribusi Rp250.000.000 akan digunakan untuk membantu pelestarian Hutan Lindung Wehea di Kalimantan Timur,” sambungnya. 

Kampanye ini diharapkan dapat membangun kesadaran publik mengenai pentingnya orang utan dalam kehidupan manusia.

Image : dok.Khiel’s Indonesia

Kiehl’s menggandeng Pradikta Wicaksono atau Dikta sebagai personality partner dalam kampanye #PelukUntukOrangUtan.

Image : dok.Khiel’s Indonesia

“Saya sangat senang dapat ambil bagian dalam program ini. Bagi saya, pesannya sangat penting, yaitu agar kita semua, terutama generasi muda menyadari bahwa apa yang terjadi pada orang utan itu secara jangka panjang berpengaruh pada keberlanjutan bumi. Hutan dan orang utan adalah bagian dari ekosistem yang perlu kita jaga. Saya mengajak generasi muda untuk tidak menutup mata terhadap isu yang penting ini. Satu per satu dari kita bisa berperan aktif dalam menjaga kelestarian habitat orang utan,” ujar Dikta.