Cegah Stunting Dan Obesitas

Royco Peringati Hari Gizi Nasional 2022 Dengan Edukasi "Royco Nutrimenu"

124

Memperingati Hari Gizi Nasional 2022 yang bertema “Aksi Bersama Cegah Stunting dan Obesitas”, Royco mengumumkan berbagai inisiatif dan kolaborasi untuk memperluas dampak dari program edukasi nutrisi “Royco Nutrimenu” yang terlaksana sejak 2019. Salah satunya melalui kerja sama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) untuk semakin mempertajam komitmen bersama dalam mencegah dan menangani berbagai permasalahan nutrisi, termasuk stunting.

Ari Astuti, Head of Foods & Beverages PT Unilever Indonesia, Tbk. yang akrab disapa Tutut menjelaskan, “Berlandaskan strategi bisnis global ‘The Unilever Compass’, khususnya pada pilar Meningkatkan Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat, Unilever memiliki komitmen ‘Future Foods’ untuk menghadirkan produk makanan dan minuman lezat yang baik bagi masyarakat dan lingkungan. Royco mengedepankan purpose Gerakan Pangan untuk Masa Depan untuk menginspirasi keluarga Indonesia mengonsumsi hidangan dari bahan makanan dari sumber yang berkelanjutan, dan sesuai dengan pedoman ‘Isi Piringku’ yang digalakkan Pemerintah.”

Masalah triple burden malnutrition membuat Royco gencar melakukan edukasi melalui  program ‘Royco Nutrimenu’. Program ini akan memperkuat dampak positif melalui berbagai aksi dan kolaborasi untuk mengatasi stunting. Masa pandemi banyak sekali menimbulkan masalah, salah satunya sebanyak 45% rumah tangga dengan anak merasa kesulitan untuk memenuhi makanan bergizi cukup bagi anak-anak mereka. Gizi yang buruk dapat menyebabkan anak stunting.

Seluruh produk Royco yang terbuat dari bahan-bahan berkualitas kini telah dibuat dengan garam beriodium. Royco juga melengkapi seluruh kemasannya dengan berbagai resep bergizi, sederhana, praktis dan terjangkau dengan memanfaatkan bahan “50 Pangan Masa Depan” untuk menginspirasi keluarga berkreasi di dapur.

Public Figure Fitri Tropica juga membagikan aktivitasnya bahwa ia dan suami menanamkan kebiasaan untuk mengonsumsi makanan bernutrisi pada anaknya sejak dini, meskipun seringkali mengalami kesulitan menemukan cara yang mudah dimengerti dan juga disukai oleh anak.

(HV)