Mitos dan Fakta Tentang Katarak

Ketahui Lebih Dalam Tentang Katarak

269

Seiring bertambahnya usia mata Anda, lensa yang biasanya jernih yang memfokuskan cahaya di belakang iris dan pupil Anda menjadi kuning dan keruh dengan sel-sel mati dan protein. Katarak yang dihasilkan adalah bagian normal dari penuaan karena tubuh Anda mengganti sel-sel tua dan sekarat lebih lambat. Katarak menjadi salah satu penyebab terbanyak kebutaan di Indonesia.

image: pacific eye

Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit dr. Achmad Yurianto menyebut katarak merupakan penyebab tertinggi kebutaan sekitar 81%, tetapi masih banyak orang kebingungan meliputi apa itu katarak, mengapa katarak itu mengganggu penglihatan Anda, dan apa yang harus Anda lakukan untuk mengatasinya. Dilansir dari Pacific Eye, berikut beberapa mitos dan fakta tentang katarak 

 

1. Mitos: Anda bisa menghilangkan katarak dengan obat tetes mata

Fakta: Katarak tidak bisa “dilarutkan”.

Katarak bukanlah zat yang dapat larut dengan semua jenis obat tetes mata. Katarak adalah perubahan pada struktur lensa Anda yang terjadi seiring bertambahnya usia. Satu-satunya cara untuk mengobati katarak adalah dengan membuang lensa yang rusak dan menggantinya dengan lensa sintetis.

 

2. Mitos: Hanya orang tua yang menderita katarak

Fakta: Beberapa anak muda menderita katarak.

Obat-obatan tertentu, seperti kortikosteroid, dapat menyebabkan perubahan pada mata Anda yang menyebabkan katarak. Beberapa bayi dilahirkan dengan jenis katarak yang disebut katarak kongenital.

 

3. Mitos: Terlalu banyak membaca atau bekerja dekat menyebabkan katarak

Fakta: Anda tidak bisa membuat katarak melalui kebiasaan.

Bila Anda menderita katarak, Anda mungkin mengalami kesulitan membaca atau melakukan pekerjaan dekat seperti menjahit atau kerajinan. Namun, melakukan aktivitas semacam itu tidak menyebabkan lensa Anda rusak.

 

4. Mitos: Katarak tidak bisa dihindari

Fakta: Mempraktikkan kebiasaan baik melindungi mata Anda.

Meskipun kebiasaan baik tidak akan membalikkan atau mencegah katarak, mereka dapat menjaga kesehatan lensa Anda. Sinar UVA dan UVB dapat merusak lensa Anda, sama seperti mereka merusak kulit Anda, jadi lindungi mata Anda dengan naungan topi dan kacamata hitam pelindung UV saat Anda berada di luar ruangan.

(NRN)