Perbedaan PCR, Antigen, dan Antibodi

Ketahui Perbedaan Cara Tes Virus Corona

16

Untuk mendiagnosis penyebaran virus corona, pengujian tes sangat penting. Ada jenis tes yang dirancang untuk mendeteksi apakah Anda terinfeksi sekarang, atau tes yang untuk memeriksa sebelum Anda terinfeksi.

image: unsplash

Tes ini memiliki berbagai tingkat akurasi dan dapat digunakan untuk mencapai tujuan yang berbeda. Namun Scarflover tahu tidak bahwa beberapa orang masih bingung apa perbedaan antara PCR, Antigen, dan Antibodi.

Dilansir dari European Commision, berikut adalah perbedaan PCR, antigen, dan antibodi:

Tes PCR dan antigen adalah yang paling umum tetapi bekerja secara berbeda
Tes antigen sering disebut sebagai rapid-test. Antigen mencari protein pada permukaan virus untuk memastikan keberadaan patogen, sedangkan tes PCR direkayasa untuk mencari materi genetik yang disebut RNA yang memerintahkan virus untuk membuat protein ini. Kedua tes juga memerlukan usapan dari bagian belakang hidung atau tenggorokan Anda sebagai sampel.

 

Sensitivitas dan spesifisitas adalah ukuran kegunaan tes
Sensitivitas didefinisikan sebagai proporsi pasien dengan Covid-19 yang benar mendapatkan hasil positif, sedangkan spesifisitas adalah proporsi pasien tanpa infeksi yang diidentifikasi dengan benar oleh tes sebagai negatif.

 

Rapid test dibuat lebih akurat, sementara hasil negatif tidak boleh digunakan ketika beraktivitas yang bisa menjadi berisiko
Disarankan memang yang menggunakan rapid test karena lebih murah dan lebih cepat untuk mengetahui hasilnya, tetapi karena mereka memiliki keterbatasan dalam hal akurasi. Tetapi beberapa negara, seperti Amerika Serikat, menyarankan untuk melakukan tes PCR jika individu bergejala negatif dengan tes antigen cepat untuk mengonfirmasi hasilnya.

 

Tes antibodi dapat berguna dalam mengukur daya tahan respons vaksin
Antibodi adalah tentara yang dikerahkan oleh sistem kekebalan sebagai respons terhadap penyerbu asing dalam hal ini SARS-CoV-2. Mengetahui bahwa tes antibodi memungkinkan kita untuk mendiagnosis penyakit dengan cepat dan mudah. Tes ini dapat berguna dalam memperkirakan penyebaran Covid-19 di tingkat populasi misalnya, berapa persentase populasi dan kelompok etnis apa yang telah tertular Covid-19, serta dalam mengukur daya tahan respons vaksin.

 

(NRN)