Ini Dia Beberapa Macam Teh yang Belum Banyak Diketahui

Mengetahui Macam-Macam Teh

16

Teh menjadi salah satu minuman favorit bagi kebanyakan orang. Di beberapa negara termasuk Indonesia teh menjadi salah satu hidangan yang pasti disajikan pada acara penting baik formal maupun informal. 

Mengonsumsi teh sendiri sangat baik untuk kesehatan, apalagi teh dipercaya dapat membuat badan lebih rileks dan nyaman. Di negara kita kebiasaan meminum teh dapat ditemui dimana saja, seringnya dilakukan di pagi hari untuk melengkapi sarapan. Tapi tau gak sih ternyata varian teh itu tidak hanya teh melati aja? Beberapa teh ini bisa jadi referensi baru untuk menyeduhnya disambi dengan makanan ringan.

 

  • Teh Putih
Image : the asian parent

Salah satu jenis teh yang dibandrol dengan harga yang cukup tinggi. Proses pembuatannya yang memakan waktu lama membuat teh ini memiliki segudang manfaat seperti mengurangi kolesterol dan gula darah, serta melindungi jantung. Gak perlu keluar negeri untuk mendapatkannya, teh putih ini dapat ditemukan di Indonesia.

 

  • Teh Yerba Mate
Image : unsplash

Merupakan sajian tradisonal yang berasal dari Amerika Serikat. Biasa disajikan dengan labu dan bambu sebagai alat untuk meminumnya. Rasanya sendiri agak sedikit pahit dengan aroma asap dari pembakaran labu.

 

  • Teh Noon Chai
Image : navafresh

Teh berwarna pink ini memiliki rasa yang unik! Tidak menggunakan gula sebagai pemanis melainkan menggunakan garam untuk menyajikan rasa asin. Minuman asal Tashmir ini dibuat dengan menambahkan sedikit baking soda.

 

  • Teh Touareg
Image : BP guide

Sebagai simbol pertemanan sosial di Afrika Utara, teh ini dikenal dengan teh mint maroko. Mempunyai aroma yang cukup tajam dibandingkan teh lainnya.

 

  • Teh Pu’erh
Image : Tea shop

Untuk mendapatkan teh pu’erh ini membutuhkan waktu yang cukup lama. Teh ini perlu difermentasi dan teroksidasi terlebih dahulu sebelum bisa dikeringkan dan dikonsumsi, Teh unik ini berasal dari Yaman, China.

 

  • Teh Phoca
Image : kulineria

Teh yang dipercaya dapat menambah energi ini berasal dari Tibet. Proses pembuatannya cukup lama yakni sekitar satu jam sebelum dapat dikonsumsi. Memiliki keunikan rasa tersendiri.

 

 

(MH)