Kenali Perbedaan Baby Acne dan Eczema pada Bayi

4

Bayi memiliki kulit sensitif yang rentan terhadap ruam dan masalah kulit lainnya. Terdapat dua jenis masalah kulit yang sering ditemui pada bayi yaitu baby acne dan eczema. Keduanya menyebabkan ruam pada kulit, dan sulit untuk dibedakan. Masalah kulit seperti baby acne dan eczema bisa diobati dan gejalanya bersifat sementara. Lalu apa pengertian,
gejala, dan perbedaan keduanya? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

Apa itu Baby Acne?

image: pexels

Baby acne atau neonatal acne (jerawat) merupakan kondisi kulit umum yang Baby acnemengenai bayi baru lahir. Sekitar 20% bayi mengalami baby acne ketika lahir. Penyakit ini pun bisa sembuh tanpa perawatan setelah beberapa minggu atau bulan.

Baby acne biasa berkembang pada usia sekitar 2 minggu, tetapi dapat muncul kapan saja sebelum 6 minggu. Di beberapa kasus, bayi mungkin mempunyai jerawat sejak lahir.

Ciri dari baby acne sama seperti jerawat orang dewasa, terdapat bintik-bintik merah dan jerawat yang muncul di sekitar wajah, leher, dada, dan punggung. Orang tua harus segera periksakan bayi ke dokter jika mereka mengalami jerawat setelah usia 6 minggu, sampai pada tahap dokter mengklasifikasinya sebagai jenis jerawat Infantile. Jerawat ini berlangsung antara 6 bulan dan 1 tahun, namun dapat bertahan sampai masa remaja.

Pakar ilmiah masih belum mengetahui penyebab dari jerawat infantile, tetapi mereka percaya bahwa kelenjar minyak dan testosteron yang aktif dapat berkontribusi pada jerawat ini.

Apa itu Eczema?
Eczema mengacu pada sekelompok kondisi yang menyebabkan area kulit merah, gatal, dan meradang. Eczema biasanya berkembang antara usia 6 bulan dan 5 tahun. Jenis penyakit kulit ini tidak menular dan tidak ada obatnya. Bagaimanapun, kondisi ini umum terjadi pada anak, dan beberapa sumber memperkirakan bahwa kondisi ini akan sembuh pada saat remaja.

Adapun gejala yang terjadi bila anak terkena eczema yaitu di antaranya, kulit kering, bercak merah atau meradang, bercak hitam pada kulit, kulit kasar atau bersisik, kulit berkerak dan berair, dan area kulit membengkak. Eczema biasa muncul di sekitar area wajah, pipi, dagu, jidat, dan kulit kepala.

Lalu bagaimana cara merawat kedua penyakit tersebut?
Untuk baby acne umumnya tidak memerlukan perawatan. Namun, ada kalanya perlu memperhatikan hal berikut, seperti jangan pernah menggunakan pencuci atau perawatan tanpa sepengetahuan dokter, bersikap lembut dan hindari menggosok area jerawat,
gunakan air hangat, dan hindari perawatan kulit berminyak.

Sementara eczema ada baiknya untuk konsultasi pada dokter terlebih dahulu. Dokter dapat merekomendasikan pelembab, sabun khusus, shampo, atau cream tertentu untuk mengobati eczema. Cara ini mungkin dapat meredakan gatal dan melindungi kulit dari kuman dan beberapa zat yang mengiritasinya, seperti polusi dan deterjen.
(IN)