Beberapa Makanan Yang Baik Dikonsumsi Sebagai Anti Peradangan

Makanan Untuk Menyembuhkan Peradangan

39

Peradangan pasti pernah dialami semua orang. Hal tersebut bisa menjadi baik dan buruk. Di satu sisi, peradangan membantu tubuh Anda mempertahankan diri dari infeksi dan cedera. Di sisi lain, peradangan kronis dapat menyebabkan penambahan berat badan dan penyakit.

image: pexels

Untuk melawan peradangan agar cepat sembuh, beberapa makanan dibawah ini dapat menjadi anti inflamasi:

 

Buah Beri

Buah beri seperti stroberi, bluberi, raspberi, dan blackberry memiliki kandungan yang kaya akan serat, vitamin, dan mineral. Buah beri ini kaya akan antioksidan yang disebut anthocyanin. Senyawa ini memiliki efek anti-inflamasi yang dapat mengurangi risiko penyakit Anda. Mengkonsumsi buah beri juga mampu menjaga sistem kekebalan tubuh Anda dengan baik sehingga terhindar dari penyakit.

 

Brokoli
Sudah bukan menjadi rahasia lagi bahwa brokoli sangat bergizi untuk tubuh. Mengkonsumsi  brokoli dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan kanker karena didalamnya terdapat  efek anti-inflamasi dari antioksidan yang dikandungnya. Brokoli kaya akan sulforaphane, antioksidan yang melawan peradangan dengan mengurangi kadar sitokin dan NF-kB, yang mendorong peradangan.

 

Alpukat

Alpukat menjadi salah satu buah yang banyak manfaatnya.  Didalam Alpukat mengandung potasium, magnesium, serat, dan lemak tak jenuh tunggal yang menyehatkan jantung. Senyawa yang ada dalam alpukat dapat mengurangi peradangan pada sel kulit muda.

 

Teh hijau
Anda semua pasti tahu kalau teh hijau menjadisalah satu minuman paling sehat yang bisa Anda minum. Teh hijau mampu mengurangi risiko penyakit jantung, kanker, penyakit Alzheimer, obesitas, dan penyakit lainnya. Didalam teh hijau terdapat sifat antioksidan dan anti-inflamasinya, terutama zat yang disebut epigallocatechin-3-gallate (EGCG) yang mampu menghambat peradangan dengan mengurangi produksi sitokin pro-inflamasi dan kerusakan asam lemak dalam sel Anda.

 

Jamur
Banyak sekali varietas jamur yang ada di seluruh dunia, namun hanya sedikit yang dapat dimakan dan ditanam secara komersial. Ini termasuk truffle, jamur portobello, dan shiitake. Jamur-jamur tersebut memiliki kalori yang sangat rendah dan kaya akan selenium, tembaga, dan semua vitamin B.

Jamur  juga mengandung fenol dan antioksidan lain yang memberikan perlindungan anti-inflamasi. Jenis jamur khusus yang disebut surai singa berpotensi mengurangi peradangan tingkat rendah terkait obesitas. Namun, satu penelitian menemukan bahwa memasak jamur menurunkan senyawa anti-inflamasinya secara signifikan. Jadi, mungkin lebih baik memakannya mentah atau dimasak sebentar.

 

(HV)