MUFFEST 2021 Pertama Kali Hadir di Surabaya

8

Penyelenggaraan MUFFEST (Muslim Fashion Fastival) 2021 dilaksanakan secara hybrid di beberapa kota di Indonesia. Untuk pertama kalinya, Kota Surabaya menjadi salah satu tuan rumah MUFFEST yang akan berlangsung pada tanggal 1 – 11 April 2021 di Pakuwon Mall.  

Kehadiran MUFFEST di Surabaya disambut dengan antusiasme para pelaku industri fesyen muslim yang berbasis di Jawa Timur dan sekitarnya. Melalui pameran ini mereka berharap dapat menggiatkan kembali pasar busana muslim di tanah air, khususnya momen yang potensial menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri.

Dalam sambutan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa yang disampaikan oleh Kepala Biro Perekonomian Provinsi Jawa Timur, Ir. Tiat Suwardi, M.Si, menyatakan, “dengan adanya vaksin, kegiatan ekonomi perlahan mulai meningkat. Pemerintah Jatim sangat mendukung penyelenggaraan kegiatan ini untuk memulai kembali menggerakkan ekonomi kreatif, khususnya bidang fesyen. Kegiatan fesyen muslim ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Jatim untuk memfasilitasi UKM. Kami berharap kegiatan ini dapat berkelanjutan dengan cita-cita yang lebih besar, bukan hanya untuk Surabaya, tapi untuk daerah lainnya di Indonesia Bagian Timur. Dengan pertumbuhan ekonomi yang mulai meningkat, kami berharap di tahun-tahun berikutnya dapat bekerjasama untuk mendukung kegiatan MUFFEST,”

Memasuki tahun keenam penyelenggaraan, MUFFEST semakin memantapkan eksistensinya sebagai event fashion muslim terbesar yang berkomitmen untuk terus berperan dalam mempromosikan karya desainer tanah air dan menyukseskan tujuan Indonesia sebagai kiblat fesyen muslim dunia. 

“Dyandra Promosindo dan IFC (Indonesian Fashion Chamber) berusaha memberikan yang terbaik dalam penyelenggaraan MUFFEST dan berkomitmen untuk mendorong kreativitas anak bangsa dalam menciptakan produk lokal dengan standar, mutu, dan kreasi yang dapat bersaing di mancanegara serta memberikan kontribusi bagi pemulihan ekonomi nasional,” sambutan Branch Manager of Dyandra Promosindo, Agustien Dyah Ekawat dalam Konferensi Pers MUFFEST Surabaya 2021.

MUFFEST juga mengajak pelaku dan pengguna fesyen untuk sadar dan memahami pentingnya sustainable fashion. Sesuai konsep sustainable, peserta MUFFEST kali ini tidak harus membuat koleksi baru, namun bisa memanfaatkan koleksi lama dengan syarat disesuaikan perkembangan tren terbaru supaya diterima oleh pasar secara luas.

Desainer nasional Hannie Hananto pun berharap dengan terselenggaranya MUFFEST di masa pandemi dapat meningkatkan sektor usaha fesyen muslim di daerah untuk memulihkan industri fesyen muslim nasional. “Bisnis fesyen muslim di masa pandemi memang terdampak, tapi tetap jalan apalagi yang berjualan secara online.

Masyarakat tetap butuh dan membeli baju untuk Ramadan dan Lebaran, jadi masih ada kesempatan buat kita, para desainer dan brand fesyen muslim. Kita harus semangat untuk tetap membuat koleksi baru. Sangat penting kita mengikuti event seperti MUFFEST untuk branding dan berjualan sehingga mempermudah konsumen mencari produk kita.”

Image: MUFFEST 2021

Acara penutup Konferensi Pers menampilkan Trunk Show koleksi dari para desainer tanah air, diantaranya Raniah Badubah, Interim Clothing, Alphiana Chandrajani, AM by Anggiasari, Ardalano, Mourad Couture, Parahyangan, Afra, Andi Sugik X Hefi Rosid, Threelogy by SMK 3 Blitar, Three Can SMKN 3 Malang, Belquinza by Ajeng Cahya, Yeti Topiah, dan Hannie Hananto X Gadiza.

Setelah menyelenggarakan MUFFEST secara offline di Mall Kota Kasablangka, Jakarta kemudian di Pakuan Mall, Surabaya dan di Hartono Mall, Yogyakarta. Selanjutnya, MUFFEST 2021 akan diselenggarakan di Grand Galaxy Park, Bekasi, kemudian di 23Paskal Shopping Center, Bandung, dan diakhiri di Gandaria City, Jakarta. 

Secara virtual, MUFFEST 2021 dapat diakses streaming melalui www.muslimfashionfestival.com, YouTube Channel: Muslim Fashion Festival dan Instagram Live di @muslimfashionfestival.

(PR)