Menyapa Edelweis, Bunga Abadi yang Dilindungi Negara

15

Bunga Edelweis (anaphalis javanica) merupakan tumbuhan endemik zona alpine/montana yang biasa ditemukan di berbagai pegunungan tinggi Nusantara. Edelweis atau bunga senduro memiliki ketinggian mencapai 8 meter dan batang sebesar kaki manusia yang pada umumnya tak melebihi 1 meter. 

Pada tahun 1819, bunga edelweis ditemukan oleh naturalis asal Jerman bernama Georg Carl Reinwardt, di lereng Gunung Gede Pangrango yang berada di Jawa Barat.

Bunga edelweis dijuluki sebagai Bunga Abadi. Sebab, bunga ini memiliki waktu mekar atau bertahan dalam jangka panjang selama 10 tahun . Meskipun demikian, bunga ini termasuk dalam kategori tumbuhan langka dan dilindungi negara. Banyak para pendaki atau wisatawan entah disengaja ataupun tidak. Mereka memetiknya dengan alasan untuk estetis, spiritual dan komersil. 

Image: Wikimedia.org

Pemerintah pun turun tangan dengan mengeluarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya (UU Konservasi SDA Hayati dan Ekosistemnya).

Padahal jika tumbuhan ini cabang-cabangnya dibiarkan tumbuh cukup kokoh, edelweis dapat menjadi tempat bersarang bagi burung tiung batu licik Myophonus glaucinus. Tentunya membuat pemandangan alam di pegunungan makin ciamik. Namun, pada bulan Februari hingga Oktober 1988, terdapat 636 batang yang tercatat telah diambil dari Taman Nasional Gunung Gede Pangrango

Buat Anda yang penasaran ingin melihat langsung keindahan bunga yang satu ini. Anda bisa memilih destinasi terbaik untuk melihat edelweis di Tegal Alun (Gunung Papandayan), Alun-Alun Surya Kencana (Gunung Gede), Alun-Alun Mandalawangi (Gunung Pangrango), dan Plawangan Sembalun (Gunung Rinjani).

Ingat ya, Scarf Lover untuk tetap menjaga kelestarian alam sekitar dan mematuhi peraturan setempat, salah satunya jangan memetik Bunga edelweis.

Sekalipun Anda terpikat dan hendak membawanya pulang ke rumah. Anda bisa mencoba membelinya secara resmi, yaitu berkunjung ke desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Desa ini berada di kawasan penyangga Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Desa tersebut populer sebagai desa wisata edelweis. 

(BR)