Ketahui Fakta Unik Mengenai Tempe

14

Scarf Lover apakah Anda menyukai tempe? Walaupun dijual dengan harga yang murah meriah, terkadang tempe masih kurang dilirik oleh sebagian masyarakat Indonesia. Beberapa orang menganggap bahwa makanan ini adalah makanan untuk orang menengah kebawah.

Padahal jika kulik lebih dalam, tempe ini memiliki segudang manfaat untuk sistem pencernaan manusia, mencegah timbulnya Jerawat, Osteoperosis, Kolesterol Tinggi dan Gejala menopause. Wah ternyata banyak sekali manfaat tempe untuk dikonsumsi sehari-hari ya, Scarf Lover.

Bahkan tempe juga memiliki berbagai fakta unik yang mungkin kita belum ketahui.

Tempe merupakan makanan kerajaan

Walaupun dijual dengan harga yang murah meriah, siapa yang menyangka. Ternyata tempe sudah dikonsumsi dari ratusan dekade lho, Scarf Lover.

Bahkan menurut kitab jawa kuno, dahulu tempe ini hanya dapat dikonsumsi oleh orang-orang kerajaan di Indonesia pada abad ke 18.

Tempe lebih sehat dari daging

Apakah Scarf Lover baru mengetahui tentang fakta unik salah satu ini? Scarf Media juga. Tempe terbuat dari olahan kacang kedelai dan ragi. Jadi, tempe merupakan bahan konsumsi makanan yang memiliki kaya akan nutrisi yang tinggi.

Bahkan menurut beberapa peneliti, kandungan protein yang terdapat dalam tempe jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan beberapa bahan makanan lain. Seperti telur, daging ayam dan daging sapi. 

Selain itu, tempe juga juga minim lemak  namun kaya akan serat. Sehingga sangat bagus untuk Anda  konsumsi apalagi, ketika sedang menjalankan diet.

Tempe lebih sehat dari tahu

Walaupun sama-sama dibuat dari kacang kedelai, tempe dan tahu mempunyai nilai nutrisi yang berbeda. Karena, tempe terbuat dari kedelai utuh yang di fregmentasi secara alami. Nutrisi yang ada didalam tempe akan cenderung lebih banyak. Sedangkan tahu dibuat dari ampas kedelai yang telah dihaluskan. Hal ini yang menyebabkan nilai gizi tahu lebih minim dari tempe.

Di luar negeri, tempe dibanderol dengan harga selangit

Jika harga tempe diIndonesia dijual dengan harga 4rb- 7rban yang terdengar cukup murah. sehingga sebagian orang mengganggap bahwa ini adalah makanan kelas bawah. Namun siapa yang menyangka. Justru kalau diLuar Negeri tempe dibanderol dengan harga selangitt lho, Scarf Lover.

Pada beberapa Negara maju seperti Inggris dan Amerika, bahan makanan sehat ini dijual dengan harga berkali-kali lipat. Sekitar 100 rb hingga 150rb per kilo. Waw, cukup merogoh kantong ya, Scarf Lover.

Tempe OAT di Swedia

Meskipun tidak memiliki iklim yang mendukung untuk menanam kedelai, namun hal tersebut tidak menjadi halangan penduduk di Swedia untuk menikmati tempe sebagai menu untuk dikonsumsi.

Sebagai pengganti tempe, para penduduk lokal di Swedia ini rela mengolah OAT menjadi tempe ala Eropa yang ga kalah nikmat dan tentunya menyehatkan.

Bagaimana Scarf Lover, apakah Anda saat ini mulai tertarik untuk mengkonsumsi tempe sebagai makanan sehari-hari? Jika iya, Anda dapat mengkreasikan makanan ini menjadi tempe balado, tempe goreng, tempe krispy, sayur tempe dan masih banyak lagi. Selamat mencoba ya, Scarf Lover!

Tempe adalah makanan kedelai hasil fermentasi yang berasal dari Indonesia. Proses pembuatan tempe terdiri dari pemasakan kedelai kemudian diinokulasi setelah proses pengeringan. Tempe harus diinkubasi selama 24-48 jam agar spora tumbuh dan menghasilkan patty kacang dengan tekstur seperti daging.

Tempe adalah makanan probiotik. Artinya mengandung bakteri yang bermanfaat bagi sistem pencernaan manusia. Bakteri probiotik utama pada tempe adalah Kultur Rhizopus Oryzae. Tempe menghasilkan antibiotik alami yang terbukti dapat menghambat pertumbuhan bakteri berbahaya di dalam tubuh. Tempe juga terbukti membantu mencegah makanan berikut ini:

  • Pertumbuhan beberapa sel kanker
  • Pencernaan yang buruk
  • Jerawat
  • Osteoperosis
  • Kolesterol Tinggi
  • Gejala menopause

Nutrisi fakta 

  • Sumber protein yang sangat baik, mengandung semua asam amino esensial; kualitas protein yang sama dengan daging atau unggas
  • Sumber kalsium yang sangat baik
  • Rendah lemak jenuh
  • Tinggi asam lemak esensial & vitamin B.
  • Bebas kolesterol
  • Tinggi serat makanan larut
  • Fermentasi menetralkan asam fitat yang ada dalam kedelai; Oleh karena itu tempe tidak membatasi penyerapan mineral dalam tubuh.
  • Mudah dicerna karena proses fermentasi memecah protein kompleks yang terdapat pada kedelai, membuat tempe lebih mudah dicerna dibandingkan dengan makanan kedelai non fermentasi atau kedelai utuh
  • Tinggi isoflavon
  • Sumber asam folat yang baik
  • Rendah natrium

(TS)