Cara Menjaga Bumi Lewat Hal Kecil yang Berdampak Besar

25

Umur bumi kian tahun semakin bertambah, keadaan lingkungan mulai mengkhawatirkan para penghuni di planet ini. Sampah semakin bertumpuk dan pepohonan semakin banyak yang tumbang. Kemajuan teknologi seharusnya tak membuat kita tergerus dengan segala suatu yang serba instan tanpa memikirkan dampak ke depannya. Sudah sepatutnya mengurangi jumlah sampah plastik yang dihasilkan dari kemasan produk ataupun mengganti dengan bahan yang lebih ramah lingkungan. Nah, yang terpenting adalah melakukan langkah kecil yang memiliki peranan luar biasa bagi kondisi lingkungan yang sudah darurat limbah dan polusi. 

Dalam rangka memperingati Hari Bumi, SIG mengajak masyarakat Indonesia untuk menjalankan gaya hidup yang lebih ramah lingkungan, dimulai dari rumah. SIG Indonesia merupakan penyedia sistem dan solusi kemasan karton aseptik terdepan yang menghadirkan produk makanan dan minuman kepada konsumen di seluruh dunia dengan cara yang aman, berkelanjutan dan terjangkau. 

Dengan itu, SIG berharap tiap langkah yang dilakukan, baik kecil maupun besar, bisa berdampak besar dalam mengurangi jumlah limbah yang dihasilkan sehari-hari. Berikut beberapa langkah yang bisa Anda terapkan di rumah:

  • Membuat Kompos Sendiri di Rumah
Image: Pexels by Tima Miroshnichenko

Anda bisa mengurangi jumlah sampah di rumah adalah dengan membuat kompos sampah organik, yaitu sampah yang dihasilkan dari bahan-bahan organik, seperti produk makanan, kertas, dan produk berbahan karton. 

  • Mengganti Kantong Belanja dengan Tote Bag yang Ramah Lingkungan
Image: Pexels by Bach Hanzo

Anda bisa mengubah kebiasaan mengelola sampah yang mungkin kurang baik. Misalnya, mengurangi jumlah sampah plastik dengan mengurangi ketergantungan pada kantong plastik. Anda bisa mengganti kantong plastik dengan tote bag berbahan non-plastik dan bisa digunakan kembali sepenuhnya. Ini berarti Anda tidak perlu menggunakan plastik sekali pakai setiap saat, yang bisa sangat merusak ekosistem.

  • Selalu Ingat untuk Menggunakan Tumblr Sebagai Botol Minuman
Image: Pexels by Julia Sakelli

Anda bisa mengubah kebiasaan memakai botol minum kemasan plastik dengan menggunakan tumbler isi ulang agar tidak terus-menerus membeli air dalam kemasan plastik.

  • Memakai Produk yang Berkemasan Karton
Image: SIG Combibloc, www.sig.biz

Memilih makanan dan minuman dengan kemasan karton yang tepat pun bisa memberikan dampak positif bagi lingkungan. Saat Anda berbelanja makanan dan minuman berkemasan karton di supermarket, coba untuk memilih produk yang menggunakan karton kemasan buatan SIG, dimana Anda akan melihat logo SIG di kemasan tersebut. Rata-rata karton kemasan SIG menggunakan 70-80% renewable paperboard berbahan nabati yang kami dapatkan dari sumber yang disertifikasi oleh Forest Stewardship Council™ (FSC™) yang menetapkan kriteria ketat untuk mengelola hutan secara keberlanjutan serta untuk menghargai komunitas dan masyarakat lokal.

  • Mencari Informasi dari Lembaga yang Tepat Terkait Promosi Ramah Lingkungan
Image by SIG Combibloc, www.sig.biz

Auditor independen juga terus memeriksa pemenuhan kriteria ini. Mencari sumber secara bertanggung jawab sejalan dengan komitmen SIG untuk mempromosikan hidup ramah lingkungan kepada masyarakat umum.

“Way Beyond Good adalah peta jalan SIG untuk menjadi perusahaan net positive dengan berkontribusi lebih dibandingkan dengan yang kami hasilkan terhadap masyarakat dan lingkungan. Kami telah melakukan berbagai proyek Used Beverage Carton yang bertujuan untuk membantu melestarikan lingkungan dengan mengumpulkan kemasan karton bekas pakai dan mengusahakan kemasan-kemasan tersebut untuk di daur ulang. SIG Indonesia memiliki misi untuk menyediakan produk makanan dan minuman kepada konsumen melalui cara yang aman dan bertanggung jawab. Kami berharap masyarakat Indonesia menjadi semakin sadar akan pentingnya melestarikan lingkungan dan bisa bersama-sama mengambil langkah untuk menciptakan bumi yang lebih hijau, ” jelas Noer Wellington, Head of Market Indonesia, Malaysia, and Philippines, PT SIG Combibloc Indonesia.

(BR)