8 Cara Sederhana Untuk Melatih Diri Agar Lebih Berfikiran Terbuka

11

Scarf Lover tentu sudah tidak asing lagi dengan lawan kata dari pemikiran tertutup atau dogmatis yaitu ‘Open Minded’. Scarf Media akan jelaskan sedikit mengenai  ‘Open minded’ sebelum kita membahasnya lebih jauh.

Mengutip dari laman verywell mind, kalo pengertian dari pemikiran tertutup itu biasanya hanya mau mempertimbangkan sudut pandang mereka sendiri dan tidak mau menerima ide-ide lain yang didapatkan. Orang yang berfikiran tertutup ini cenderung gamau ribet dan membuat semuanya lebih sederhana untuk dipahami.

Sedangakan pengertian dari ‘Open Minded’ merupakan pemikiran terbuka yang melibatkan sikap untuk menerima berbagai macam ide, argumen, dan informasi. 

Kalau dari segi perspektif psikolog, istilah ‘Open minded’ ini digunakan untuk mempertimbangkan perspektif orang lain dan mencoba pengalaman baru.

Foto oleh Anastasia Shuraeva dari Pexels

Jika Anda sudah merasa menjadi orang yang berfikiran terbuka, berarti Anda harus memiliki kemampuan untuk mempertimbangkan perspektif dan mencoba berempati pada orang lain walaupun Anda bukan berasal dari golongan tertentu.

Meskipun menjadi orang yang berfikiran terbuka itu tidak mudah, sehingga dapat membuat Anda bingung akan pandangan baru. Namun hal tersebut dianggap sebagai hal yang positif karena mampu menambah wawasan, merasa lebih optimis akan kehidupan, merubah pemikiran yang mungkin sudah ketinggalan zaman dan ini juga termasuk dari proses pembelajaran.

Melansir dari berbagai berbagai sumber, berikut cara sederhana untuk melatih diri menjadi orang yang berfikiran terbuka atau ‘Open Minded:

  1. Berpergian

Bepergian merupakan salah satu cara melatih diri menjadi orang yang berfikiran terbuka. Dengan Anda melakukan bepergian kemanapun dan kapanpun, tidak menutup kemungkinan untuk bertemu dengan teman baru. 

Karena berteman dengan orang-orang dari latar belakang budaya yang berbeda dapat membantu Anda menjadi lebih berpikiran terbuka. Anda akan belajar tentang perspektif mereka dan menghargai sebuah pertemuan dari pengalaman tersebut. 

  1. Mencoba hal-hal baru

Jika Anda seorang ahli dalam suatu bidang atau bidang tertentu, cobalah mempelajari sesuatu di bidang lain. 

Dengan melakukan ini, Anda akan belajar hal baru yang dapat mendorong pertumbuhan pemikiran. Untuk itu, jangan membatasi diri pada apa yang telah Anda ketahui tetapi teruslah mencari pengetahuan terus menerus.

  1. Jangan menghindari saran

Terkadang kita tiba-tiba menolak saran tanpa mencobanya. Jika Anda diberi kesempatan untuk melakukan sesuatu yang belum pernah Anda lakukan, coba dulu! Sebelum langsung ditolak mentah-mentah. Karena bisa jadi Anda menyukai apa yang Anda baru temukan.

  1. Baca lebih lanjut
Foto oleh Liza Summer dari Pexels

Meskipun membaca terdengar hal yang membosankan bagi sebagian orang yang tidak suka membaca, namun dengan melakukan ini dapat membantu menambah wawasan sehingga menjadikan Anda orang yang berfikiran terbuka. Jika Anda memiliki pemikiran yang sedikit, bisa ditambahkan pemikiran Anda menjadi luas dan lebih dalam berfikir. 

  1. Terlibat dalam diskusi

Terlibat dalam diskusi dengan orang lain dapat membantu Anda berpikiran terbuka. Anda akan dapat melihat sesuatu dari berbagai sudut pandang. Diskusikan berbagai topik seperti politik, hubungan, agama, budaya, dan memasak, dll. Pastikan orang yang Anda ajak bicara merupakan orang yang dewasa, bijaksana dan kritis. 

  1. Menonton atau mendengarkan program talkshow
Foto oleh cottonbro dari Pexels

Sekarang sudah banyak channel-channel yang membagikan pendapatnya. Entah itu melalui podcast atau menonton program pada televisi. Menonton televisi selain menjadikan sebuah hiburan, diketahui dapat menambah edukasi. Tentunya, Itu semua tergantung pada channel yang Anda pilih. Ada program talkshow di televisi yang membahas seputar topik pendidikan. Mereka biasanya mengundang para ahli yang kompeten dibidangnya untuk berbagi perspektinya. Dari tayangan itu, Anda dapat mempelajari perspektif yang berbeda dan menjadi tercerahkan.

  1. Hormati nilai orang lain

Bersosialisasi selain dapat menambah teman baru, juga dapat membuka pikiran baru. Saat bersama orang baru mungkin ia memiliki keyakinan pribadi yang berbeda dari yang Anda miliki. dari sini Anda dilatih untuk belajar mentoleransi terhadap nilai-nilai yang ia miliki meskipun tidak secara langsung menjadi orang tersebut.

  1. Ajukan pertanyaan
Foto oleh Gabby K dari Pexels

Cara terbaik untuk belajar adalah dengan mengajukan pertanyaan. Anda dapat berpikir lebih dalam saat mengajukan pertanyaan dan menganalisis jawaban yang diberikan dari orang lain. Seperti seolah-olah Anda membuat penilaian tentang pemikiran seseorang. Karena dengan mengajukan pertanyaan akan membantu untuk menerima hal-hal yang tidak Anda setujui.

(TS)