8 Cara Dalam Mengatasi Tindakan Suka Menunda Pekerjaan

17

Scarf Lover pasti pernah menunda pekerjaan hari ini ke hari esok. Karena sudah terlalu lelah atau mengira, hari esok memiliki waktu yang lebih luang. Padahal, Anda belum tahu pasti apa yang akan terjadi besok. Bisa saja, ada sesuatu yang harus dikerjakan. Akibatnya, pekerjaan Anda tertunda lagi ke hari-hari berikutnya.

Apakah Scarf Lover tahu, bahwa menunda pekerjaan itu memiliki dampak yang berbahaya? Mengutip dari laman physocologoy today, bahwa terlalu sering menunda dapat mengakibatkan stres yang tidak tertahankan akibatnya akan berdampak pada produktivitas karyawan.

Untuk itu, mulai sekarang jangan mencoba untuk terus menunda-nunda pekerjaan lagi ya, Scarf Lover. Anda dapat melakukan hal berikut untuk melatih agar tidak menunda-nunda kerjaan.

  1. Bagi Pekerjaan Anda Menjadi Langkah-Langkah Kecil

Mungkin, sebagian alasan mengapa Anda suka menunda-nunda pekerjaan karena secara tidak sadar merasa pekerjaan itu terlalu banyak dan membebani. Solusinya, Anda dapat membagi menjadi beberapa bagian kecil, kemudian fokus pada satu bagian dalam satu waktu. Jika Anda masih menunda-nunda pekerjaan setelah memecahkan menjadi bagian-bagian kecil, coba uraikan lagi lebih jauh. Kemudian cermati pada tiap bagian. Sehingga Anda berkata “Wah, ini sangat sederhana jadi sebaiknya Saya melakukannya sekarang!”.

  1. Ubah Lingkungan Anda

Tanpa disadari bahwa lingkungan menjadi salah satu faktor pendukung. Coba lihatlah meja kerja dan kamar Anda. Apakah lingkungan membuat Anda ingin bekerja atau sebaliknya? Jika lingkungan kamar atau ruang kerja membuat Anda malas-malasan, coba pertimbangkan untuk mengubah ruang kerja atau kamar Anda menjadi suasana baru yang dapat meningkatkan semangat bekerja. 

  1. Buat jurnal dengan ketentuan waktu terperinci
Foto oleh Ann H dari Pexels

Tentu Anda sudah tidak asing lagi dengan kata ‘Jurnal’. Jurnal atau catatan kecil penting dilakukan setiap pagi atau sebelum tidur untuk meningkatkan kedisiplinan dalam mengerjakan suatu hal. Tidak hanya itu, dengan membuat jurnal juga Anda lebih bersyukur dan termotivasi untuk melakukan semua aktifitas Anda selesai tepat waktu.

  1. Hilangkan sesuatu yang membuat Anda menunda-nunda kerjaan
Foto oleh Anna Shvets dari Pexels

Tanpa disadari, hal-hal kecil terdekat adalah faktor dalam menunda pekerjaan. Seperti, notifikasi email, handphone atau online shop. Coba mulai sekarang, non-aktifkan semua notifikasi tersebut dan jauhkan handphone dari sekitar Anda. Agar Anda tidak tergoda untuk terus melihat sosial media tanpa batas waktu yang akhirnya membuat Anda terlalu banyak menunda-nunda.

  1. Bergaul dengan Orang yang Menginspirasi Anda untuk Bertindak
Foto oleh Canva Studio dari Pexels

Selain faktor lingkungan, tanpa disadari juga orang-orang disekitar dapat mempengaruhi Anda. Makadari itu, cobalah menghabiskan waktu untuk bergabung dan berdiskusi bersama orang-orang yang menurut Anda dapat menginspirasi dan memotivasi Anda. Dengan begitu, tentu saja akan menjadi kekuatan tersembunyi dari Setiap Orang di Sekitar Anda. Seperti teman, orangtua atau atasan kerja Anda.

  1. Memperjelas Ulang Tujuan Anda
Foto oleh Ivan Samkov dari Pexels

Jika Anda telah menunda-nunda untuk waktu yang lama, itu mungkin mencerminkan ketidaksesuaian antara apa yang Anda inginkan dengan apa yang sedang Anda lakukan. Bisa jadi, salah satu faktornya karena tujuan Anda terlalu melampaui batas sehingga tidak dapat fokus pada 1 tujuan Anda. Coba luangkan waktu sejenak untuk istirahat dari apa yang sedang Anda kerjakan. Kemudian, lakukan liburan singkat, istirahat dan mengingat-ingat tujuan Anda yang sebenarnya. Tanyakan pada diri, “Apa sebenarnya yang ingin dicapai?,  Apa yang harus dilakukan untuk mencapainya?,  Apa langkah-langkah yang harus diambil? dan Apakah pekerjaan Anda saat ini sejalan dengan itu?”. Jika tidak, apa yang dapat Anda lakukan?. Silakan Anda renungkan kembali.

  1. Memiliki orang yang selalu mendukung

Memiliki pendamping membuat keseluruhan proses menjadi lebih menyenangkan. Idealnya, seperti seorang teman yang juga memiliki tujuan dalam hidupnya. Meskipun Anda berdua tidak memiliki tujuan yang sama, namun jika satu sama lain saling bercerita dan menyemangati itu akan menjadi energi yang tidak terlihat untuk mengambil tindakan dan saling belajar.

  1. Berhenti menjadi seseorang yang perfeksionis

Menjadi seseorang yang perfeksionis akan membuat Anda selalu menunda-nunda pekerjaan. Karena, tanpa disadari Anda selalu berfikir ingin menghasilkan yang sempurna. Padahal, pada dunia ini tidak semua 100% sempurna. Anda hanya perlu mengerjakan semuanya dengan keyakinan dan usaha terbaik Anda. Tanpa berfikir “Ini belum sempurna”. Singkirkan pikiran itu sekarang! karena dengan pikiran seperti itu Anda terus menunda tanpa tindakan. Itu artinya, Anda juga menunda sebuah kesuksesan.  

(TS)