6 Manfaat Buah Bit untuk Kesehatan

145

Bit merupakan jenis sayuran akar atau umbi-umbian populer yang digunakan dalam banyak masakan di seluruh dunia. Bit banyak mengandung vitamin esensial, mineral, dan senyawa tanaman, beberapa di antaranya memiliki khasiat obat. Terlebih lagi, bit juga enak dan mudah membantu menurunkan berat badan Anda.

Berikut ini adalah 9 manfaat baik lainnya dari bit yang dilansir dari healthline.com.

image: pixabay

1. Mengandung Banyak Nutrisi

Bit memiliki kandungan nutrisi yang sangat baik. Bit juga rendah kalori, namun tinggi vitamin dan mineral yang berharga. Faktanya, Bit mengandung hampir semua vitamin dan mineral yang Anda butuhkan.

Berikut ini ikhtisar nutrisi yang ditemukan dalam porsi 3,5 ons (100 gram) bit yang dimasak:

Kalori: 44

Protein: 1,7 gram

Lemak: 0,2 gram

Serat: 2 gram

Vitamin C: 6% dari

Folat: 20% dari RDI (Recommended Daily Intake)

Vitamin B6: 3% dari RDI

Magnesium: 6% dari RDI

Kalium: 9% dari RDI

Fosfor: 4% dari RDI

Mangan: 16% dari RDI

Besi: 4% dari RDI

Bit juga mengandung nitrat dan pigmen anorganik, keduanya merupakan senyawa tumbuhan yang memiliki sejumlah manfaat bauk bagi kesehatan.

2. Membantu Menjaga Tekanan Darah Tetap Terkendali

Mengonsumsi bit menurut penelitian dapat menjadi tekanan darah. Penyakit jantung, termasuk serangan jantung, gagal jantung dan stroke, merupakan salah satu penyebab utama kematian di seluruh dunia. Tekanan darah tinggi adalah salah satu faktor resiko utama perkembangan kondisi ini. Oleh karena itu, dengan mengonsumsi bit secara signifikan diketahui dapat menurunkan tekanan darah hingga 4-10 mmHg hanya dalam beberapa jam. Efeknya tampak lebih besar untuk tekanan darah sistolik, atau tekanan saat jantung berkontraksi, daripada tekanan darah diastolik, atau tekanan saat jantung rileks.

3. Dapat Meningkatkan Performa Atletik

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa diet nitrat dapat meningkatkan kinerja atletik. sehingga, bit ini sering digunakan oleh para atlet. Kandungan nitrat dalam bit dapat memengaruhi kinerja fisik dengan meningkatkan efisiensi mitokondria, yang bertanggung jawab untuk menghasilkan energi di sel Anda. Dalam dua penelitian, yaitu tujuh dan delapan pria, mengonsumsi 17 ons (500 ml) jus bit setiap hari selama enam hari memperpanjang waktu kelelahan selama latihan intensitas tinggi sebesar 15-25%,. Mengonsumsi bit juga dapat meningkatkan performa bersepeda dan atletik serta meningkatkan penggunaan oksigen hingga 20%.

4. Membantu Mendukung Kesehatan Otak

Fungsi mental dan kognitif secara alami menurun seiring bertambahnya usia. Bagi beberapa orang, penurunan ini signifikan dan dapat menyebabkan kondisi seperti demensia. Penurunan aliran darah dan suplai oksigen ke otak pun demikian. Menariknya, nitrat dalam bit dapat meningkatkan fungsi mental dan kognitif dengan meningkatkan pelebaran pembuluh darah, oleh sebab itu dapat meningkatkan aliran darah ke otak. Bit telah terbukti meningkatkan aliran darah ke lobus frontal otak, area yang terkait dengan pemikiran tingkat tinggi, seperti pengambilan keputusan dan memori kerja.

5. Membantu Memerangi Peradangan

Peradangan kronis sering dikaitkan dengan sejumlah penyakit, seperti obesitas, penyakit jantung, penyakit hati, dan kanker. Bit sendiri mengandung pigmen yang disebut betalains, yang berpotensi memiliki sejumlah sifat anti-inflamasi, yang dapat memerangi peradangan tersebut. Sebuah studi pada manusia dengan osteoartritis, menunjukkan bahwa kapsul betalain yang dibuat dengan ekstrak bit mengurangi rasa sakit dan ketidaknyamanan yang terkait dengan kondisi tersebut.

6. Meningkatkan Kesehatan Pencernaan

Serat makanan merupakan komponen penting dari pola makan yang sehat. Hal ini telah dikaitkan dengan banyak manfaat kesehatan, termasuk peningkatan pencernaan. Satu cangkir bit (di jus) mengandung 3,4 gram serat, menjadikan bit sebagai sumber serat yang baik. Serat tersebut melewati pencernaan dan menuju ke usus besar, di mana ia memberi makan bakteri usus yang bersahabat dan dapat juga memperlancar buang air, serta mencegah kondisi pencernaan seperti sembelit, penyakit radang usus dan divertikulitis.

(AR)