7 Kacang Protein Tinggi untuk Ditambahkan ke Menu Diet Anda

249

Kacang merupakan makanan yang lezat dan kaya akan protein nabati. Kacang juga bisa menjadi camilan lezat, atau dicampurkan ke dalam kue menjadi topping tambahan.

Makan kacang-kacangan dapat membantu Anda memenuhi kebutuhan protein yang diperlukan untuk membangun tulang, otot, dan kulit. Memakan makanan yang kaya akan protein juga akan meningkatkan perasaan kenyang serta menambah energi untuk tubuh.

Kacang juga memiliki beberapa jenis dan memiliki kandungan yang berbeda. Beberapa kacang dibawah ini dapat Anda tambahkan dimenu diet Anda.

image: unsplash

1. Kacang almond

Almond sebenarnya adalah benih. Namun, sering dikelompokkan dengan kacang-kacangan. Almon memiliki protein yang tinggi yaitu sekitar 7 gram per ¼ cangkir (35 gram) porsi almond. Protein yang tinggi ini dapat membuat Anda kenyang lebih lama sehingga cocok untuk dimasukkan ke menu diet Anda.

Selain tinggi protein, almond kaya akan antioksidan yang dapat melindungi tubuh dari stres oksidatif akibat radikal bebas yang dapat menyebabkan penuaan, penyakit jantung, dan beberapa jenis kanker.

2. Kacang kenari

Kacang kenari memiliki protein 4,5 gram per ¼ cangkir. Meskipun kandungan protein kenari lebih rendah dari almond, kacang ini juga memiliki kandungan lainnya seperti sumber lemak yang dapat menyehatkan jantung. Mereka mengandung lebih banyak asam lemak omega-3 dalam bentuk asam alfa-linolenat (ALA) dibandingkan kacang lainnya.

3. Kacang pistasio

Kacang pistasio memiliki 6 gram protein per ¼ cangkir atau sama dengan satu telur.  Kacang ini memiliki rasio asam amino esensial yang lebih tinggi dibandingkan dengan kandungan proteinnya dan kebanyakan kacang lainnya.

Untuk menu diet yang mengenyangkan dan menyenangkan, cobalah mencampurkannya menjadi selai kacang untuk dimakan dengan roti panggang, apel, atau biskuit.

4. Kacang mete

Protein: 5 gram per 1/4 cangkir (32 gram) kacang mete (11Trusted Source)

Kacang mete secara teknis adalah biji. Kacang ini memiliki 5 gram protein per ¼ cangkirnya. Tidak hanya tinggi protein, tetapi kacang mete juga mengandung beberapa vitamin dan mineral penting.

Penyajian 1/4 cangkir atau 32 gram memberikan sekitar 80% dari Nilai Harian (DV) untuk tembaga dalam tubuh. Tembaga adalah mineral yang mendukung kekebalan dan membantu pembentukan sel darah merah.

Dengan demikian, mendapatkan lebih banyak tembaga dalam makanan Anda dengan makan kacang mete dapat menjadi salah satu cara untuk membantu melindungi dari kondisi ini.

Untuk menikmati lebih banyak kacang mete dalam makanan Anda, makanlah sebagai bagian dari camilan seimbang di atas yogurt tawar dengan buah.

image: unsplash

5. Kacang pinus

Protein: 4,5 gram per 1/4 cangkir (34 gram) kacang pinus (13Trusted Source)

Kacang pinus memiliki rasa yang ringan, manis dan teksturnya yang seperti mentega yang berasal dari kandungan lemaknya yang tinggi. Tidak hanya mengandung lemak saja, kacang pinus mengandung 4 gram protein dalam 1/4 cangkir atau 34 gram.

Lemak pada kacang pinus sebagian besar berasal dari lemak tak jenuh. Lemak ini dapat membantu mengurangi faktor risiko penyakit jantung, memiliki efek anti-inflamasi dan membantu mencegah penyebaran kanker.

Kacang pinus panggang adalah cara yang tepat untuk menambahkan protein ekstra ke salad atau sayuran.

6. Kacang tanah

Kacang tanah memiliki kandungan protein yang paling tinggi dibandingkan kacang lainnya yaitu sekitar 9,5 gram per ¼ cangkir. Kacang tanah juga merupakan salah satu sumber makanan terbaik yang membantu mengubah makanan menjadi energi yang dapat digunakan dalam tubuh.

Untuk camilan seimbang yang menyediakan banyak nutrisi seperti protein, lemak, dan karbohidrat, Anda dapat campur selai kacang dengan pisang atau dapat meletakkannya di atas roti panggang.

7. Kacang hazel

Protein: 5 gram per porsi 1/4-cangkir (34 gram) (21Trusted Source)

Hazelnut memiliki rasa yang sedikit manis yang menjadikannya sebagai sumber protein yang sangat lezat. Kacang ini mengandung 5 gram protein per ¼ cangkir atau 34 gram. Hazelnut dapat membantu mengurangi kolesterol jahat dan meningkatkan kolesterol baik, sehingga dapat menurunkan risiko penyakit jantung.

Kacang ini cocok untuk dapat dijadikan camilan diet, karena memiliki banyak kandungan nutrisi yang baik.

Itulah beberapa macam kacang-kacangan lengkap dengan kandungan proteinnya, sehingga baik untuk dicampurkan ke menu diet Anda. (HV)