Zero Covid, BNPB Beri Penghargaan untuk Kabupaten Sitaro

21

Kabar baik muncul dari salah satu Kabupaten di Indonesia, Pasalnya, Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara telah mendapatkan penghargaan karena dianggap zero Covid.

Lewat laman Youtube BNPB, Evangelian Sasingen selaku Bupati Kepulauan Sitaro mengungkapkan bahwa mengingat daerah tersebut adalah kepulauan yang membuat banyak sekali orang keluar dan juga masuk, mereka memutuskan untuk mempererat protokol kesehatan.

Meski pada awalnya belum mempunyai Alat Pelindung Diri (APD), mereka memanfaatkan jas hujan sebagai pelindung untuk berjaga di pintu masuk dengan melakukan pemeriksaan.

Bahkan, Evangelian menuturkan bahwa sejak awal Maret daerahnya sudah mulai bergerak untuk bersiap.

“Sejak awal Maret, kami sudah action. Sebelum ditetapkan Presiden menetapkan bahwa di Indonesia sudah ada Covid, kami sudah mulai sosialisasi ke masyarakat lewat gereja dan rumah ibadah, itu sudah mulai. Ketika Presiden sudah mengumumkan bahwa di Indonesia sudah ada yang positif, kami membentuk tim gugus, dan semua bekerja sesuai dengan porsinya masing-masing dan tim gugus bukan hanya di tingkat kabupaten, tapi sampai ke kampung,” ujarnya.

Tak hanya itu, Kabupaten Sitaro juga inisiatif membangun rumah-rumah singgah sebagai tempat isolasi,

“Jadi di tingkat kapubapen, tingkat kecamatan sampai dengan tingkat desa, semua ada. Setiap orang yang masuk kesana, harus di isolasi selama dua minggu, baru bisa bertemu dengan keluarga mereka” tambahnya.

Meskipun telah ditetapkan zero Covid-19, namun masyarakat Sitaro tetap harus terus menerapkan protokol kesehatan, terutama di daerah-daerah ramai.

“Aktivitas keseharian adalah petani dan nelayan, itu pun tetap dengan protokol kesehatan, apabila ke luar rumah atau di dalam rumah meski sedang merasa tidak enak badan, wajib menggunakan masker,” tutur Evangelian.

Menurutnya, dengan masyarakat mematuhi protokol kesehatan, tentu akan bisa dengan mudah menjalankan aktivitas seperti biasa. (AA)