Kunci Perjalanan Sukses HDI, Perusahaan yang Memberdayakan Perempuan

262

Telah banyak dibuktikan oleh berbagai macam riset, melihat peluang sektor penjualan langsung (direct selling) atau social network marketing sangat ramah bagi perempuan yang ingin melakukannya.

HDI sebagai perusahaan social network marketing yang menyediakan produk kesehatan berbasis perlebahan dan madu sudah sejak lama memberdayakan perempuan pada bisnisnya.

Tecatat bahwa hingga 73,39% perempuan yang berpartisipasi menjadi enterpriser (sebutan member HDI) dan 37,2% diisi oleh manajemen perempuan yang menempati posisi-posisi strategis perusahaan seperti Key Leader Regional Marketing, Key Leader Regional Coordinator, Key Leader Operations, Key Leader Sales dan Marketing, dan jajaran Management lainnya.

Ellen Suwadi selaku Key Leader Sales dan Marketing mengatakan bahwa sebuah perusahaan yang bergerak di bidang penjualan langsung dinilai sangat ramah praktis bagi perempuan. Tak hanya dari segi struktur namun juga kemandirian dunia kerja. Perusahaan penjualan langsung juga dinilai sebagai sebuah sektor yang progresif.

“Tanpa investasi besar di awal untuk prasarana atau tenaga kerja, serta jam kerja yang fleksibel, penjualan langsung di HDI menjadikan kewirausahaan menjadi lebih menarik bagi perempuan yang ingin menjadi pengusaha paruh-waktu, atau bahkan purnawaktu. Bisnis ini tidak hanya menarik bagi millennial moms yang masih muda, melainkan juga generasi yang lebih tua, karena memberikan kesetaraan kesempatan,” ujar Ellen Suwardi.

Sebagai seorang Regional Marketing HDI and BSKIN’s Brand Ambassador, Su-Mae Chia mengungkapkan bahwa perempuan sangat berperan penting dan mejadi sebah asset terpenting dari HDI. Dirinya mengetahui kunci dari sebuah kesuksesan yang dipegang HDI saat ini.

image: WWCOMM

“Mereka menjadi inti dari apapun yang kami lakukan dan pastinya menjadi pertimbangan dalam keputusan korporat yang diambil manajemen. Cara terbaik mendukung mereka adalah mendengarkan apa yang ada di hati dan benak mereka, aspirasi dan kegalauan yang mempengaruhi bisnis mereka. Sehingga kami bisa mengambil keputusan-keputusan tepat, tidak berdasarkan asumsi semata,” ujar Su-Mae Chia.

Selain itu, sebuah perjalanan inspiratif juga dapat dilihat melalui Elizabeth Caroline, saat ini dirinya berprofesi sebagau BSSJUN Smart Skin Advisor di HDI. Awalnya, ia bergabug di HDI pun hanya dengan alasan sederhana, yakni memenuhi kebutuhan produk kesehatan untuk keluarganya.

image: WWCOMM

Namun tak disangka, setelah ikut bergabung dengan HDI, ia mendapatkan banyak manfaat lainnya, lebih dari sebuah produk. Ia melihat bahwa bisnis HDI bisa memberi keuntungan jika kita mau berusaha dengan sungguh-sungguh. Sejak saat itu ia termotivasi untuk menggapai mimpinya.

“Di HDI, saya mendapat keluarga baru yang saling menginspirasi. Saya berharap bisa mengajak makin banyak perempuan bisa menggapai mimpi dan juga kesuksesannya. Saya juga berharap makin banyak keluarga yang bisa sehat secara jasmani, rohani dan finansial,” ungkapnya

Bisnis HDI menjadi sebuah cahaya bagi para perempuan yang ingin juga berkarir dan berkarya. HDI telah membantu banyak perempuan untuk berkembang menjadi lebih mandiri. Tentunya kesuksesan sebuah bisnis merupakan sebuah langkah awal untuk membuat perubahan yang lebih baik kedepannya.

“Ada banyak sebab mengapa orang banyak memilih profesi penjualan langsung bersama HDI, di antaranya karena dapat dikerjakan dari rumah, fleksibilitas, pemasukan tambahan, serta peluang mengembangkan karir sesuai keinginan. Bagi para perempuan, memiliki kemampuan untuk bisa memilih adalah bentuk pemberdayaan juga,” papar Ellen Suwardi lebih jauh.

Melihat hal ini, tak heran jika HDI sudah eksis selama 30 tahun di Indonesia. Sejak 2018, HDI telah mencatat pertumbuhan enterpriser atau para member di atas 40% per tahun. (AA)