Uji Klinis Vaksin Covid-19 Resmi Dilaksanakan di Indonesia

157

Tahap III uji klinis vaksin Covid-19 yang berasal dari Cina, resmi dimulai di indonesia pada Selasa, 11 agustus 2020 di Bandung, Jawa Barat.

Melansir Kumparan, dalam memastikan persiapan akhir jelang uji klinis, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto juga mengecek langsung kesiapannya di lokasi. Sebab, Presiden Jokowi dijadwalkan hadir dalam proses uji klinis yang di RSP Unpad.

“Yang terpenting, proses uji vaksin perdana besok harus sesuai protokol kesehatan. Mengingat akan ada Presiden yang langsung meninjau,” kata Terawan.

Kegiatan ini ditandai dengan peninjauan fasilitas dan kapasitas produksi vaksin Covid-19 di Bio Farma, dan Penyuntikan Perdana Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19 yang dilaksanakan di Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran (FK Unpad) yang disaksikan oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

Dalam kesempatan ini, Jokowi menyempatkan diri untuk melihat persiapan fasilitas produksi vaksin Covid-19, serta melihat uji swab dan penyuntikan perdana kepada 19 relawan yang dilaksanakan di FK Unpad.

Selain itu, bagi Unpad uji klinis vaksin COVID-19 merupakan salah satu momentum untuk mengembangkan sejumlah riset dan inovasi lainnya. “Pak Menkes akan support hal tersebut,” tambahnya.

Vaksin sinovac sendiri dijadwalkan akan selesai menjalani proses uji klinisnya di akhir tahun 2020. Bila proses uji klinis lancar, PT Bio Farma akan segera memproduksi vaksin itu secara massal yakni sebanyak 100 juta vaksin di awal 2021.

Setelah proses di tahap awal berlangsung baik, nantinya Indonesia akan terus meningkatkan kapasitas produksi menjadi 250 juta dosis pada tahap berikutnya.

Vaksin hasil riset Sinovac ini nantinya diberi nama CoronaVac. Selain di Indonesia, vaksin ini juga diuji klinis pada ribuan relawan di Brasil. (DA)