Michael Jordan Komentari Kematian George Floyd

13

Lagi-lagi masalah tentang rasisme masih juga terjadi. Baru-baru ini publik dunia dikejutkan dengan video viral dari Minneapolis dimana seorang polisi bernama Derek Chauvin menyergap pria kulit hitam bernama George Floyd yang dilaporkan oleh karyawan dimana ia membeli rokok karena dianggap membayar dengan menggunakan uang palsu.

Pada video yang tersebar, memang terlihat polisi tersebut menyergap Floyd dengan cara menindihkan kakinya di atas leher Floyd hingga ia susah bernafas. Berulang kali Floyd menyatakan bahwa dirinya tidak bisa bernafas. Namun, polisi tersebut sayangnya tidak menggubris hal tersebut.

Hal tersebut dilakukan Chauvin selama 8 menit 4 detik hingga naas akhirnya George harus terpaksa meregang nyawanya dibawah kaki Chauvin.

Setelah video tersebut beredar luar. Masyarakat di seluruh dunia mengecam perbuatan polisi tersebut. Mereka melakukan protes terhadap perlakuan yang diberikan kepada orang kulit hitam. Banyak orang yang ikut berkomentar terkait dengan kejadian yang dialami Floyd karena masalah rasisme.

Salah satunya adalah Michael Jordan, mantan pemain pasket yang pernah menjuarai NBA sebanyak enam kali ini ikut mengomentari kematian George Floyd karena masalah rasisme.

Komentar tersebut diunggah pada sebuah akun Twitter bernama Charlotte Hornets, tim NBA yang dimilikinya.

Isi dari komentar tersebut, Jordan mengungkapkan kesedihan dan kemarahannya terkait dengan hal yang sedang terjadi saat ini. Ia juga mendukung orang-orang yang menyerukan rasisme dan kekerasan yang mandarah daging terhadap orang kulit hitam.

“Saya sangat sedih, benar-benar sedih dan sangat marah, saya melihat dan merasakan sakit semua orang. Kemarahan dan frustrasi. Saya mendukung orang-orang yang menyerukan rasisme dan kekerasan terhadap orang kulit berwarna di negara kita. Kami sudah cukup. ” tulisnya dalam akun tersebut.

Komentar ini menimbulkan banyak dukungan lain untuk Floyd. Tidak hanya Jordan, tapi juga banyak orang-orang berpengaruh di dunia yang ikut berkomentar.

Akibat dari kejadian tersebut. Para warga Amerika Serikat melakukan aksi demo besar solidaritas tentang kematian Floyd. Hal tersebut menjadi besar hingga menimbulkan kerusuhan.

Semoga setelah semua ini selesai, tidak ada lagi kejadian dengan masalah yang sama, yakni rasisme. Karena kita semua adalah satu, tidak peduli tentang warna kulit, ras, atau golongan. Rest In Peace, George Floyd. Seluruh dunia mendukungmu, (AA)