Jokowi Minta Masyarakat Disosialisasikan Persiapan Tatanan Normal Baru

11

Terkait dengan perencanaan tatanan kehidupan normal baru, Jokowi menyampaikan arahan terkait protokol yang produkif dan aman dari Covid-19 melalui rapat terbatasnya di Istana Negara.

“Pertama yang kemarin sudah kita mulai sudah digelar pasukan dari TNI dan Polri yang telah diterjunkan ke titik-titik keramaian di 4 provinsi dan 25 kabupaten dan kota dalam rangka persiapan tatanan norma baru yang akan kita lihat di angka-angka dan fakta di lapangan, terutama yang berkaitan dengan R0 dan RT dan apabila nanti efektif, kita akan perluas lagi ke provinsi dan kabupaten kota yang lain.” ujarnya langsung dari Istana Negara, Rabu kemarin.

Ia juga menyampaikan agar protokol-protokol terkait tatanan normal baru yang telah dibuat oleh kementerian Kesehatan agar disosialisasikan dengan baik dan masif.

“Saya minta protokol beradaptasi dengan tatanan normal baru yang sudah disiapkan oleh Kementerian Kesehatan ini agar disosialisasikan secara masif sehingga masyarakat tahu apa yang harus dikerjakan baik mengenai jaga jarak, memakai masker, mencuci tangan, dan dilarang berkerumun dalam jumlah yang banyak,” ujarnya.

“Nanti juga akan kita mulai tatanan baru ini, dicoba di beberapa provinsi dan kabupaten/kota yang memiliki R0 yang sudah di bawah satu dan juga pada sektor-sektor tertentu yang kita lihat di lapangan bisa mengikuti tatanan normal baru yang ingin kita kerjakan,” ujar Jokowi menambahkan.

Menanggapi daerah-daerah yang kurvanya masih tinggi karena penyebaran virus, Jokowi meminta agar para Gugus Tugas, Panglima TNI dan Kapolri untuk mengecek kesiapan daerah tersebut dan memberikan perhatian khusus.

“Dalam rangka persiapan tatanan normal baru ini, saya juga minta tolong untuk di cek tingkat kesiapan setiap daerah dengan adanya virus ini. Untuk daerah yang masih tinggi saya juga sudah perintahkan kepada Gugus Tugas, Panglima TNI, dan Kapolri untuk di Jawa Timur misalnya, untuk ditambah bantuan aparat di sana agar bisa menekan kurvanya agar tidak naik lagi dan memasifkan pengujian sampel, pelacakan yang agresif terhadap yang PDP maupun ODP, dan melakukan isolasi yang ketat. Ini kita lakukan pada provinsi-provinsi yang kurvanya masih naik,” jelas Jokowi.

Namun dengan demikian, Jokowi akan tetap yakin kurva R0 dan Rt bisa turunkan apabila sosialisasi tersebut bisa benar-benar dilaksanakanan dengan baik dan masif. (AA)